Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi pemerintah sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem menunjukkan perkembangan yang positif setelah berjalan selama satu tahun.

Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, menyampaikan bahwa pelaksanaan Sekolah Rakyat secara umum berjalan dengan baik dan mulai memberikan dampak nyata bagi para peserta didik. Menurutnya, perubahan tidak hanya terlihat dari aspek akademik, tetapi juga pada perkembangan karakter, kesehatan, dan rasa percaya diri para siswa. ([detiknews][1])

“Pada awal pelaksanaan tentu terdapat berbagai tantangan. Namun, setelah satu tahun berjalan, program Sekolah Rakyat menunjukkan hasil yang cukup baik. Banyak siswa yang sebelumnya kurang percaya diri kini lebih berani, serta mengalami perkembangan yang positif dalam berbagai aspek,” ujar Agus Jabo dalam sebuah talkshow bertajuk *1 Tahun Sekolah Rakyat: Menyalakan Harapan dan Masa Depan Bangsa

Program Sekolah Rakyat hadir sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan setiap anak Indonesia memperoleh hak atas pendidikan yang layak, tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga. Melalui konsep sekolah berasrama, peserta didik memperoleh layanan pendidikan, pembinaan karakter, pendampingan, serta pemenuhan kebutuhan dasar secara menyeluruh.

Selain berfokus pada pendidikan siswa, program ini juga diarahkan untuk memberdayakan keluarga agar mampu meningkatkan kemandirian ekonomi. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu memutus rantai kemiskinan antargenerasi sehingga anak-anak memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik. ([detiknews][1])

Dukungan terhadap Sekolah Rakyat juga datang dari berbagai pihak. Anggota Komisi X DPR RI menyampaikan apresiasinya terhadap program ini dan berharap Sekolah Rakyat dapat terus terintegrasi dengan sistem pendidikan nasional. Sementara itu, pengamat pendidikan menilai konsep sekolah berasrama menjadi solusi yang tepat bagi anak-anak yang berasal dari lingkungan keluarga dengan keterbatasan ekonomi karena menyediakan lingkungan belajar yang lebih kondusif. ([detiknews][1])

Keberhasilan selama satu tahun pertama menjadi motivasi bagi seluruh satuan pendidikan Sekolah Rakyat untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, pembinaan karakter, serta pengembangan potensi peserta didik. Melalui kolaborasi antara pemerintah, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat, Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjadi wadah yang melahirkan generasi yang berkarakter, mandiri, dan siap membangun masa depan bangsa.